FAQ



  1. Mata uang yang kuat. Mata uang Negara Negara maju hampir selalu menguat terhadap Rupiah.
  2. Kenaikan harga. Harga property adalah sebuah siklus yang terkadang naik dan terkadang turun. Berinvestasi di Luar Negri memberikan peluang untuk memilih pasar property yang sedang menanjak.
  3. Bunga yang rendah. Apartemen di Jakarta memberikan hasil sewa sekitar 8% dengan bunga pinjaman bank sekitar 11%. Di New Zealand dan Australia sewa apartemen memberikan sekitar 6% dan kami dapat mencarikan pinjaman dengan bunga 3%.
  4. Proses yang aman dan nyaman. Jual beli property di Negara Negara maju adalah proses yang sudah baku dan para pembeli sangat dilindungi dengan peraturan peraturan yang berlaku. Tidak pernah terdengar masalah sengketa seperti yang banyak terjadi di Indonesia.
  5. Untuk pembelian off the plan (membeli sebelum apartemen/rumah selesai dibangun) pembeli hanya perlu menyetor 10%-20% dan sisanya dibayarkan pada saat bangunan rampung.
  6. Pajak yang rendah. Jual beli property di New Zealand tidak dikenakan pajak apapun. Pajak dari penghasilan sewa adalah sekitar 10%-20% tergantung dari besarnya sewa.
  7. Subsidi dari pemerintah Australia. Ada jenis property tertentu di Australia yang mendapatkan subisidi sebesar $10 000 per tahun. Subsidi ini diberikan baik kepada warga Negara Australia maupun kepada pemilik property yang adalah warga Negara asing.
  8. Jaminan tersewa jangka panjang. Ada jenis property tertentu yang sudah dalam status tersewa jangka panjang (5 tahun atau lebih) sehingga investor bisa menikmati penghasilan dari hari pertama dan tidak perlu memikirkan perawatan property mereka.
  9. Uang jaminan dipegang oleh notaris bukan oleh developer. Berbeda dengan Indonesia, uang deposit yang dibayarkan pembeli dipegang oleh notaris didalam Trust Account (Rekening Perwalian) yang pengelolaannya diatur dengan ketat oleh undang undang.
Semua tahapan jual beli property dapat dilakukan dari Indonesia.
  1. Tentukan property yang ingin dibeli
  2. Tanda tangan formulir pemesanan dan setor uang tanda jadi biasanya sekitar $5000. Uang tanda jadi tersebut menjadi bagian dari pembayaran deposit sebesar 10%-20% dari harga beli.
  3. Tanda tangan kontrak jual beli
  4. Setor sisa uang deposit.
  5. Pelunasan saat pembangunan sudah rampung.
Ya bisa.