Posted by on

Harga property di London naik 8.1%

blogImgSample01

Harga property di London naik 8.1% selama 12 bulan terakhir hingga Juni 2013, dan naik 3.1% secara keseluruhan di United Kingdom. Hal ini menunjukan kondisi pasar property yang sudah membaik setelah dilanda krisis sejak tahun 2008.

Kenaikan harga diprediksi akan terus berlanjut bahkan naik semakin cepat, disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, permintaan akan tempat tinggal jauh melampaui persediaan yang ada. Permintaan akan tempat tinggal di Inggris (diluar Skotlandia dan Irlandia Utara) sebesar 230,000 per tahun sedangkan persediaannya hanya 107,820 pada tahun 2012.

Kedua, pemerintah Inggris memberikan program bantuan pembelian rumah tinggal yang bernama Help To Buy. Dengan program ini, calon pembeli hanya perlu membayar uang tanda jadi sebesar 5% untuk mendapatkan hutang dari pemerintah Inggris sebesar 20% dari harga property yang ingin dibeli. Peminjam tidak perlu membayar bunga selama 5 lima tahun untuk pinjaman ini. Program ini sudah berjalan mulai 1 April 2013. Mulai 1 Januari 2014 Program Help To Buy juga akan menjamin peminjam yang hanya membayar 5% uang tanda jadi sehingga mereka dapat mendapatkan pinjaman dari bank yang dapat menutupi sisa harga pembelian.

Ketiga, suku bunga acuan Bank Sentral yang hanya 0.5% adalah yang terendah selama berpuluh-puluh tahun terakhir. Sejarah menunjukan bahwa harga property yang naik tajam selalu terjadi saat suku bunga pada titik yang rendah. Hal ini karena hampir semua orang membeli property dengan uang pinjaman bank.

Suku bunga yang rendah, permintaan yang tidak diimbangi dengan persediaan yang cukup dan bantuan pinjaman dari Pemerintah, semua faktor ini hampir bisa memastikan bahwa harga property di Inggris, terutama London, akan terus meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *